Senandung Melod(V)yola

Vyola. Siapa yang tak kenal dia. Beberapa bulan kemarin ketenarannya menyebar ke seantero sekolah. Tapi kini, cewek yang terkenal supel dan cerewet itu telah menjelma menjadi seorang yang pendiam dan suka menyendiri. Sedikit aneh memang, sejak dua minggu yang lalu dia tampak selalu menghabiskan waktu istirahatnya di ruang latihan itu.

“Uh..sebel deh. Ngapain sih si Melody ikut-ikutan latihan juga. Udah jelas-jelas aku yang lebih dulu di situ. Aku kan pengen konsen dengan permainan pianoku.

Sahabat Parfum

“Ih,iya nih,apa ya?Baunya sungguh membuat hidungku tidak tenang.” Sambung siswi kelas itu juga.
“Ada apa  ini?Kalian tidak memperhatikan Ibu mengajar?Sudah-sudah jangan ribut!” Tegur guru yang sedang menerangkan pelajaran di depan kelas.
Begitulah keriuhan kelas secara tiba-tiba.Semua murid merasa terganggu dengan wewangian yang tidak sedap mengganggu penciuman mereka.Salah satu siswa bernama Randi mencari-cari asal bau yang mengganggu mereka tersebut,belum sempat menemukannya dan secara tidak sengaja muncullah seseorang dari balik pintu.Sekarang dengan adanya orang dibalik pintu tersebut membuat keriuhan kelas kembali terulang.
“Permisi Ibu.Maaf,saya terlambat.” Salam seorang murid yang berada dibalik pintu.

Antara Menjadi Guru dan Kakak yang Baik


Membangun sebu ah komunitas bukanlah hal yang mudah, dan juga bukan merupakan hal yang sulit, ini hanya tentang bagaimana kita memulainya, meniatkanya dan merumuskan tujuan yang ingin kita capai. Yang jelas, harus ada dampak positi

f bagi kita dan orang-orang yang terlibat didalamnya. Sudah hampir setahun saya membangun komunitas ini, namanya SAFE+ Social Action For Education, Environment and Empowerment of Youth atau dalam bahasa Indonesia artinya Aksi Sosial untuk Pendidikan, Lingkungan dan Pemberdayaan Remaja. Ya, komunitas ini saya bangun bersama teman-teman saya, mereka adalah Faisal Irwanto, mahasiswa dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta,

 

Salah Kaprah

Aku tumbuh menjadi anak yang cukup. Kurang. Baiklah, kuakui. Tidak terkenal seumuranku. Jadi objek bulian tepatnya. Benci sekali aku saat mengakuinya. Sekalinya aku keluar rumah, sepuluh langkah saja dari pagar depan rumah, anak-anak kompleks rumahku seperti telah bersiap lontarkan sekeranjang penuh umpatan untukku. Sisanya, aku hanya bisa berharap cepat dewasa.

Jungkir Balik Persahabatan


Di tengah perjalanan secara mendadak Raffa merebut kasar tasnya dari tangan Davi. Davi jadi  menghentikan langkah tegasnya, lalu melihat serius pada Raffa.
“Loe bisa tampil di depan semua orang sebagai pemimpin yang sempurna. Tapi, gue bisa  pastiin, secepatnya gue bakal buat mereka tahu sebenarnya seperti apa pemimpin yang mereka puja-puja itu. Siapin diri loe, Pe-nge-cut.” Raffa mengancam, dan sedikit mendorong bahu Davi.
“Maafin gue, Raf,” balas Davi dengan suara pelan, bahkan nyaris berbisik.

Sepenggal Kisah Sutradara Cinta

Kembali kusaksikan guyuran hujan dari balik jendela, sambil membetulkan jaket agar lebih nyaman kukenakan. Melayang jauh pikiranku kepada Yahya, cowok yang membulatkan keputusanku untuk melanjutkan kuliah ke salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Membuatku rela meninggalkan kota kelahiranku, Surabaya. Hhhhhh…..

What You Call as "Friendship"

Dunia berputar dengan cepat, hanya itu yang dirasakan Rena kali ini. Pikirannya melayang ke segala penjuru, menjejakkan kaki ke area permainan pikiran yang kadang membuatnya ingin menghilang saja.

              Secara misterius, ia mulai memandangi wajah-wajah di sekitarnya seakan tahu bahwa ia akan merindukan wajah-wajah itu di suatu waktu. Namun cepat-cepat ia menepis pikiran itu dan lebih memilih untuk terlarut di dalam heningnya alam mimpi.

Hadiah terakhir dari Rey

Disinilah persahabatan kita dimulai. Kisah yang diawali dengan murninya perasaan persahabatan yang kemudian lambat laun perasaan itu tergantikan dengan perasaan cinta. Sampai saat ini aku masih bingung apa bedanya persahabatan dan cinta? Apakah keduanya memiliki pengorbanan yang sama? kaulah satu-satunya sahabat dan seorang pria yang paling kucintai dan kurindukan. Airmata jatuh ketika kenangan itu kembali muncul. Inilah kisahku...

Pages

Subscribe to